WHAT'S NEW?
Loading...
Showing posts with label Tips and Trick. Show all posts
Showing posts with label Tips and Trick. Show all posts
Perlu kalian ketahui bahwa untuk sekarang ini device terbaru keluaran Xiaomi di jual dengan kondisi locked bootloader sebagai standarnya, jadi dengan artian untuk mengaktifkan fitur recovery dan juga kemampuan fastboot secara penuh maka di perlukan kegiatan unlocking pada device Xiaomi kalian, tetapi tenang saja dalam melakukan unlock bootloader pada device Xiaomi ini, karena di rasa cukup aman karena semua prosedur dan juga tools akan langsung datang dan di kembangkan oleh vendor Xiaomi sendiri.


Untuk lebih memperjelas bahwa tipe device Android Xiaomi yang mengharuskan untuk unlock bootloader adalah dari seri setelah Xiaomi M4i atau di mulai dari Xiaomi Mi4c hingga yang paling terbaru, semua device keluaran terbaru tersebut berkondisi locked bootloader ketika di jual dari pabrikan, tetapi untuk device sebelum Xiaomi Mi4c maka tidak perlu melakukan unlock bootloader karena device sudah secara asal berkondisi unlock bootloader.

Untuk dapat melakukan unlock bootloader itu sendiri di perlukan sedikit kerja keras dan kesabaran yang lumayan, karena ada sebuah proses yang cukup melelahkan dalam request approval unlock bootloader pada device Xiaomi tersebut, tetapi yang paling cukup mengesalkan adalah lamanya proses approvalnya atau proses dimana device akan di tinjau kembali oleh vendor kemudian di berikan notifikasi berupa code unlock dan juga link download tool unlock bootloadernya yang bisa memakan waktu 10 hari lebih!, tentu saja sangat lama apalagi jika device kalian berakhir dengan keadaan bootloop dan hanya bisa di tangani dengan cara fastboot yang juga mengharuskan device kalian ter unlock bootloader sebelumnya, tentu bukan hal yang mudah dalam melewati hal tersebut.

Untuk itu sebenarnya ada cara simple yang dapat di gunakan agar proses approval ini cepat berlangsung dan juga notifikasi approval via SMS akan cepat terkirim, yaitu adalah kalian hanya perlu menuliskan sebuah reason terkait kondisi device kalian pada kotak yang sudah di sediakan Xiaomi.


Jika kalian sudah sampai pada tahap ini dan ingin cepat di approve request unlock bootloader kalian maka pada kotak reason kalian harus menuliskan kasus paling terberat yang menimpa device kalian, meski sebenarnya device kalian baik-baik saja, untuk mudah mungkin seperti ini : "My Xiaomi Redmi Note 3 hard brick! and I don't have anything ways for fix it, and for now I only need unlock code for unlocking my device, and then doing to fastboot my device, thansk Xiaomi team", nah seperti itu maksudnya kalian hanya perlu menuliskan bahwa device kalian berada dalam kondisi yang tidak dapat di gunakan, dengan demikian di pastikan tidak akan menunggu waktu lama maka code unlock booltoader akan segera masuk dalam kotak pesan SMS kalian.

Dan perlu di ingat kembali menuliskan reason tersebut harus berbahasa inggris agar cepat di mengerti oleh team unlock bootloader Xiaomi, dan sebagai saran saja hindari menuliskan reason seperti ini "Request code unlock bootloader", atau "Unlock bootloader my xiaomi" jika kalian menuliskan reason seperti itu maka di pastikan SMS notifikasi baru akan terkirim dalam waktu minimal 10 hari, tetapi jika kalian menuliskan reason seperti yang sudah di sebutkan diatas maka paling tidak SMS notifikasi akan cepat masuk hanya dalam waktu 1-3 hari saja.

Tetapi perlu di ingat sekali lagi bahwa hal yang sudah di tuliskan diatas tidak sepenuhnya berhasil tetapi layak di coba, karena semua request yang masuk harus di pertimbangkan dulu oleh team unlcok bootloader Xiaomi jadi interval pengiriman notifikasi SMS akan berbeda-beda, jadi semoga beruntung dan cepat mendapat SMS notifikasi dari team unlock bootloader Xiaomi.
Sama layaknya PC, sistem operasi Android juga di bekali fitur mode aman yang mempunyai fungsi utama untuk melindungi data dari aktifitas diluar sistem pabrikan smartphone tersebut dan umumnya fitur ini dapat di fungsikan sebagai media uji coba pengembangan yang di peruntukan kepada developers atau bisa juga di manfaatkan pengguna biasa agar semua aktifitas yang pernah terjadi pada smartphone di sembunyikan dan hanya di berikan akses terbatas saja pada sistem operasi sesuai dengan standar pabrikan.


Namun ada beberapa masalah yang timbul dari fitur ini yaitu adalah ketidaktahuan para pengguna dalam mengaktifkan fitur ini, baik di sengaja atau tidak di sengaja yang berakibat ketidaktahuaannya dalam cara keluar dari mode aman tersebut, sebelum masuk dalam solusi permasalahan ada baiknya jika pertama-tama kita kenali dulu bagaimana mode aman atau safe mode ini dapat aktif, dengan harapan bahwa pengguna dapat paham terkait kondisi yang menyertai smartphone mereka tersebut.

Perlu kalian ketahui jika device Android kalian berada pada mode aman atau safe mode ini biasanya di tandai dengan munculnya sebuah tulisan dengan background hitam transparan bisa di sebelah kiri bawah maupun kanan bawah, dan pada tempat itu akan ada tulisan mode aman atau safe mode sesuai bahasa smartphone yang kalian pakai, dan jika mode aman aktif maka kalian tidak akan bisa menginstall aplikasi manapun dan tidak bisa mendapat akses penuh terhadap smartphone yang kalian miliki, dan umumnya mode aman ini dapat aktif dari 2 aktifitas berikut :

1. Diaktifkan melalui kondisi device on atau hidup
Aktifnya mode aman atau safe mode pada device Android dalam keadaan menyala ini terjadi ketika kalian menekan tombol power off, dan akan muncul beberapa pilihan menu power down dan pada menu power off atau daya mati jika di tekan selama beberapa detik akan muncul pop up yang mengindikasikan bahwa device akan masuk pada mode aman jika pilihan ok di tekan.

2. Diaktifkan melalui kondisi device off atau mati total
Dan cara kedua ini dapat kalian lakukan secara normal yaitu pada saat kalian menekan tombol power untuk menghidupkan device kalian, setelah getar atau muncul logo vendor kalian menekan tombol volume UP atau DOWN (tergantung vendor smartphone) maka ketika berhasil booting maka device akan otomatis masuk kedalam mode aman atau safe mode

Selanjutnya masalah yang banyak timbul dari kondisi ini adalah bahwa kebanyakan user atau pengguna Android tidak tahu atau tidak sengaja masuk dalam mode aman tersebut, lalu cara mengatasinya ada beberapa macam antara lain adalah sebagai berikut :

1. Matikan secara normal device Android kalian
Jika dalam keadaan normal masalah mode aman akan dapat langsung teratasi dengan cara mereboot atau mematikan ulang device Android, tetapi dalam beberapa kasus harus lebih dari 3 kali melakukan reboot agar device dapat keluar dari mode aman tersebut, jika belum berhasil ikuti point 2.

2. Flash ulang
Secara logika melakukan flash ulang firmware akan dapat menghilangkan semua settingan yang terjadi di smartphone dan tidak terkecuali pada mode aman atau safe mode tersebut, dan jika cara pertama tidak berhasil maka cara kedua ini memiliki persentasi yang tinggi dalam mengatasi masalah terkurung pada mode aman tersebut, jika belum bisa keluar dari mode aman lanjut cara berikutnya.

3. Install kernel dan custom rom
Sama seperti point nomor 2, tetapi cara ketiga ini lebih ampuh lagi karena dalam pengerjaannya settingan kernel dapat fresh kembali dan juga di sertai custom rom baru yang masih orisinil, jadi masalah terkurung pada mode aman atau safe mode pasti dapat teratasi.

Dan jika masih belum bisa keluar dari mode aman, maka kalian harus khwatir karena pasti terdapat kerusakan hardware yang terjadi pada smartphone kalian, dan penyebab utamanya adalah datang dari hardware volume up dan down smartphone, yang dalam kebanyakan kasus tombol volume fisik smartphone tersebut rusak atau terus tertekan, yang mengakibatkan device selalu masuk mode aman secara terus menerus, karena berdasarkan pada point nomor 2 yang sudah di jelaskan diatas dalam aktifknya mode aman, jadi secara logika jika kerusakan terdapat pada tombol volume fisik smartphone maka ketika smartphone di reboot maka akan secara terus menerus masuk dalam mode aman tanpa bisa keluar lagi, jika tombol volume fisik belum di perbaiki.

Solusinya adalah memang kalian yang mengalami masalah serupa harus memperbaiki tombol volume fisik smartphone kalian terlebih dahulu agar tidak tertekan secara terus menerus, dan hal ini yang menyebabkan hampir 98% masalah terkurung atau stuck di mode aman tidak dapat teratasi dan faktor lainnya dapat datang dari masalah internal lainnya yang berhubungan dengan akses kepada mode aman tersebut, untuk itu kalian harus mengeluarkan tenaga dan materi yang lumayan dalam mengatasi hal tersebut, jika pada 3 pemecahan masalah jitu diatas masih tidak membuahkan hasil pada masalah yang di alami smartphone Android kalian.
Smartphone Android memang sudah mendapat predikat sebagai device dengan sistem operasi yang pintar, dengan demikian banyak fitur bermanfaat yang di kembangkan dan juga di sematkan pada OS ini, dengan maksud untuk memberikan kemudahan serta pengalaman terbaik dalam memakai OS paling terkenal sekarang ini, dan tidak terkecuali sistem pengamanan pada OS tersebut juga tidak bisa di anggap remeh dan terkesan mempunyai tingkat keamanan yang cukup baik.


Banyak sekali tipe pengamanan yang ada pada OS Android tersebut seperti pengamanan secara kode nomor, pola, face unlock dan yang termutakhir sekarang ini secara sidik jari, meski demikian tipe pengamanan semacam ini bisa jadi bumerang bagi para pemakai device Android yang lupa dengan setting password mereka, atau sengaja membuat password yang sembarangan untuk mencoba, dan bahkan yang terparah rusaknya komponen fingerprint yang ada pada device Android tersebut.

Jika masalah ini muncul di pastikan akan terjadi kepanikan bagi pengguna awam yang masih belum mengetahui cara kerja OS Android dengan baik, dengan demikian jika kalian salah satu orang atau pembaca yang mengalami hal tersebut, maka masalah yang kalian alami dapat teratasi dengan mudah jika mengikuti salah satu dari beberapa cara yang akan di sertakan di bawah ini, dan untuk memperjelas cara di bawah ini sudah terbukti ampuh asalkan kalian sudah mengerti atau paling tidak tahu sedikit terkait solusi yang di berikan di bawah ini.

1. Full Wipe atau Factory Reset melalui Recovery
Cara ampuh pertama ini sebenarnya juga sebuah salah satu syarat dalam pemasangan custom rom pada OS Android, tetapi jika pada kondisi ini maka implementasinya akan sedikit berbeda yaitu jika kalian melakukan Full Wipe tersebut melalui Recovery maka semua settingan, data, dan aplikasi di internal memory card kalian akan kembali kepada pengaturan awal lagi atau kerennya pengaturan pabrikan, umumnya recovery ini sudah ada pada beberapa jenis smartphone branded seperti salah satunya Xiaomi dan hebatnya fitur Full Wipe tersebut sudah tersedia untuk mengatasi hal yang semacam ini, tetapi jika device kalian tidak mempunyai Recovery secara default dari vendor seperti device Sony Xperia, maka kalian hanya perlu memasang custom Recovery saja seperti CWM, TWRP dan Philz Touch, maka masalah kode pengaman akan segera teratasi dalam beberapa detik.

2. Flash ulang firmware
Ini adalah cara paling ampuh dalam mengatasi hal kode pengamanan yang terlupakan, karena sama seperti prinsip Full Wipe dengan menggunakan Recovery, dalam metode Flash ulang firmware ini semua settingan akan di perbaharui lagi dari segi firmware ke software dan pengaturan hardware, jadi jika kalian melakukan metode ini di pastikan masalah pasti akan teratasi


Dengan demikian kedua cara diatas adalah cara yang paling ampuh dalam mengatasi masalah lupa kode pengaman dalam OS Android, tetapi yang perlu di garis bawahi disini adalah bahwa tidak semua device Android mampu dalam mengikuti metode diatas kenapa? karena ada beberapa device yang terbilang tidak di suppor recovery secara default maupun custom, dan juga tidak tersediannya firmware dan tool flashing dari vendor bersangkutan, dan hal ini kerap di dapati pada device Android buatan lokal, lalu bagaimana cara mengatasinya?

Sebenarnya semua masalah pasti ada jalan keluarnya tetapi untuk device Android yang mempunyai kondisi yang sudah di sebutkan diatas maka, ada beberapa cara yang dapat di lakukan antara lainnya adalah dengan menekan menu Forgot Password yang ada pada halaman kode pengaman yang terkunci, selanjutnya masukan email dan password Gmail kalian, lalu ikuti aturan main yang di berikan Google sampai selesai, maka masalah akan teratasi.

Lalu masalah lain muncul, dengan asumsi jika device tersebut tidak mempunyai email aktif yang pernah di loginkan pada device tersebut sebelumnya, apakah masalah kode pengamanan yang kelupaan dapat teratasi? yap semua masalah pasti ada jalan keluarnya jika mengalami masalah seperti ini dan device tidak dapat mengikuti kedua buah metode ampuh yang sudah di sebutkan diatas, maka cara penyelesaiannya memang harus di antar ke service center resmi device Android yang ada di kota kalian saja, karena cara ini yang memang paling amandan paling ampuh, meski harus mengeluarkan sejumlah biaya.

Jadi kesimpulan dari tulisan ini adalah ada baiknya jika para pengguna Android lebih bijaksana dalam mengatur atau mensetting kode pengamanan pada device yang mereka miliki, sebelum melakukan settingan kode pengaman, ada baiknya jika kalian mencari informasi dulu terkait kemampuan recovery dan files hingga tool flashing untuk device yang kalian miliki, apakah sudah di support atau belum, dan jika belum dan masih ngotot ingin memasang kode pengaman ada baiknya kode pengamannya di catat atau di ingat baik-baik, karena kembali lagi kedasarnya bahwa smartphone ini adalah sebuah alat untuk orang-orang smart, dengan artian kalian sebagai pengguna device Android juga harus smart dalam menggunakannya.
Banyak orang yang menanyakan hal ini karena ketidaktahuan mereka terkait device Xiaomi tersebut, namun sebenarnya device Xiaomi hanyalah device Android yang sama seperti kebanyakan smartphone Android yang ada di luar sana, dan cara method penyelesaian suatu masalah pun hampir sama saja seperti device Android kebanyakan.


Umumnya masalah ini juga banyak terdapat pada banyak device Android lainnya tetapi untuk sekarang topik utamanya hanya akan membahas cara penyelesaian dari masalah stuck di mode fastboot yang bisa datang dari 2 masalah berikut ini, antara lain adalah :
1. Device yang mengalami masalah Stuck atau Brick yang hanya akan hang di mode fastboot, lalu
2. Sengaja masuk mode fastboot namun tidak tahu cara keluar dari mode tersebut.

Tetapi masalah tersebut menjadi sedikit rumit untuk di atasi ketika device Xiaomi tersebut memiliki model baterai yang tidak bisa di lepas, dengan asumsi jika device tersebut merupakan Xiaomi yang dapat di lepas batrainya,  jika mengalami masalah jenis ini, solusinya sangat mudah yaitu hanya dengan cara mencabut batrai hingga device tersebut mati secara paksa, dan masalah stuck di mode fastboot akan teratasi.

Tetapi sebenarnya jika kalian menggunakan device Xiaomi yang memakai model baterai yang tidak bisa di cabut maka, cara penyelesaiannya juga cukup mudah dan gampang, kalian hanya menekan tombol Power Off saja selama kurang lebih 1 (satu) menit tanpa melepasnya, dan nantinya device Xiaomi kalian akan mati dengan sendirinya.

Dengan itu masalah terjebak pada mode fastboot akan teratasi, dengan demikian tinggal hidupkan saja lagi device kalian secara normal maka akan device tersebut akan booting secara normal kembali, tetapi jika device kalian mengalami masalah Stuck atau Brick, maka langkah lanjutannya adalah kalian harus melakukan flash ulang terhadap firmware device Xiaomi kalian agar dapat booting secara normal lagi, dan umumnya metode yang dapat di pakai adalah dengan cara fastboot atau dengan cara flash rom melalui recovery, dan semua metode tersebut bisa kalian dapatkan di blog ini.
Kebutuhan akan smartphone sekarang ini semakin meningkat, bertambah banyaknya suatu penggunaan smartphone ini adalah salah satu dampak baik dalam perkembangan teknologi dunia yang saat ini tengah berevolusi ke era digital yang lebih efektif dan efisien, dengan demikian bukan hanya smartphone baru saja yang menjadi incaran berbagai kalangan tetapi smartphone dalam kondisi second juga sering kali menjadi incaran karena dengan alasan harga lebih terjangkau.


Pendapat diatas tidaklah salah, tetapi meski demikian kalian juga harus memperhatikan hal-hal penting guna agar kalian tidak tertipu atau merasa di rugikan ketika telah membeli sebuah smartphone second tersebut, dan berikut ini adalah hal yang harus kalian terapkan jika ingin membeli sebuah smartphone second.

1. Pastikan bukan smartphone clone
Hal merugikan seperti ini yang biasanya terjadi kepada banyak para pembeli smartphone second, karena dengan keterbatasaan wawasan tentang smartphone yang akan mereka beli, dan hanya mengandalkan nama brand dan bentuk fisik smartphone saja, maka jadilah tuh tertipu saat membeli sebuah smartphone yang seharusnya asli, malah dapat yang cloningan, untuk itu pastikan kalian tahu setidaknya sedikit spesifikasi dari smartphone second yang akan kalian beli, perbanyak referensi wawasan terkait smartphone yang ingin kalian beli, agar tidak mudah di tipu oleh penjual smartphone cloningan.

2. Usahakan jangan beli smartphone batangan
Perlu kalian tahu bahwa membeli smartphone batangan ini memiliki resiko yang cukup tinggi, karena umumnya smartphone yang di jual second secara batangan biasanya adalah hasil smartphone curian atau rampokan, meski ada beberapa yang memang sengaja di jual batangan, tetapi kasus yang paling banyak muncul adalah smartphone tersebut hasil curian yang di jual oleh si pencuri untuk mencari untung lagi, dan jika pemilik sebenarnya smartphone tersebut orang yang cukup ahli dalam urusan melacak smartphone yang hilang, maka celakalah kalian yang sudah membeli smartphone batangan dengan harga super miring tersebut, jadi untuk point ini sangat tidak rekomendasi, dan ingat jangan mudah tergiur dengan produk murah yang di jual seadaanya, itu bisa berbahaya lho!

3. Ajak penjual bertemu agar tidak kena tipu
Cara ini sudah umum di pakai, karena disamping kita bisa mencek sendiri barang yang akan kita beli, kita juga bisa sambil tanya-tanya kepada penjual terkait kondisi terakhir dari smartphone tersebut, jika cocok ya dealkan saja, tetapi jika penjual berasalan tidak mau bertemu jangan mau untuk melakukan transaksi, karena dalam kasus ini biasanya penjual adalah seorang penipu, dan jika kalian melakukan transaksi mungkin bukan smartphone idaman yang akan kalian miliki tetapi mungkin saja sandal jepit yang dibungkus dengan dus smartphone atau parahnya kalian tidak akan mendapatkan apa-apa malah rugi dan galau pada akhirnya.

4. Usahakan jangan beli smartphone yang pernah kecebur air
Fakta sudah mengungkapkan jika sebuah smartphone yang kecebur di air di perbaiki tanpa mengganti dengan part yang baru, maka sudah di pastikan kinerja smartphone tersebut bakal sangat buruk dan inilah biasanya menjadi alasan utama smartphone second ada, karena kebanyakan smartphone second yang di jual adalah smartphone yang sudah pernah kecebur air, cara memastikan smartphone tersebut pernah tercebur atau tidak adalah dengan cara bertanya kepada penjual, dan jika kalian ragu terhadap jawaban penjual, cara selanjutnya adalah memeriksa kondis smartphone tersebut, point utama yang dapat kalian teliti adalah bagian kamera dan speaker jika kedua fungsi ini sudah tidak berkerja dengan baik maka dapat di pastika device tersebut pernah berenang di air dengan indahnya.

5. Usahakan beli smartphone second yang masih bergaransi
Dan point terakhir inilah yang menjadi point yang penting, karena jika garansi smartphone masih ada maka di pastikan smartphone tersebut berusia kurang dari satu tahun, dan juga jika smartphone seperti ini di jual, kemungkinan besarnya adalah penjual menginginkan dana cepat untuk memenuhi sesuatu, dan jika kalian menemukan hal seperti ini sangat disarankan kalian melakukan transaksi yang baik dan benar jika kalian merasa cocok dengan smartphone second yang kalian inginkan tersebut.

Nah, dengan demikian ke-lima hal yang sudah di sebutkan di atas tersebut adalah hal yang perlu kalian lakukan saat ingin membeli sebuah smartphone dengan kondisi second, banyak-banyaklah berpikir sebelum membuat keputusan yang bulat, agar nantinya tidak kecewa pada akhirnya, dan jika kalian sudah mengikuti ke-lima cara diatas, seharusnya kalian dapat senang dan puas ketika sudah selesai berburu smartphone second yang di idamkan.